Menampilkan Native Ads AdMob di Aplikasi Android

Penerapan iklan Native AdMob sedikit lebih rumit dibandingkan penerapan jenis iklan AdMob lainnya. Misalnya iklan Banner yang dalam menerapkannya hanya membutuhkan beberapa baris kode XML / Java maka iklan siap untuk ditampilkan. Berbeda dengan Native Ads yang harus di kustominasi dan memiliki aturan yang cukup banyak.

Untuk menampilkan iklan Native, kita harus menyediakan layout / container, misalnya : CardView atau layout seperti LinearLayout, Relativelayout dan sebagainya. Kemudian juga kita harus menyediakan object-object view di dalam sebuah Layout Resource File seperti TextView untuk judul dari iklan, nama pengiklan, deskripsi iklan, lalu ImageView untuk icon perusahaan pengiklan dan sebuah listener untuk mengunjungi halaman website pengiklan (opsional).



Tentunya Anda sudah tidak asing dengan AdMob, oleh karena itu Anda mencari artikel bagaimana cara menerapkan iklan
Native Ads. Karena biasanya bagi kita yang baru atau akan mengenal AdMob, kebanyakan dari kita memulainnya dari iklan Banner. Silahkan untuk membaca postingan-postingan sebelumnya di blog ini mengenai iklan banner, interstitial dan rewarded video jika Anda belum familiar atau Anda sampai disini karena kesasar. Postingan dapat ditemukan melalui tombol navigasi All Post atau Sitemap blog ini.

Baik, mari kita mulai! Hal pertama adalah mengimport SDK Google Ads terlebih dahulu. Letakkan baris kode library berikut ini ke dalam dependencies pada file build.gradle(Module: app) kemudian sync gradle.

implementation 'com.google.android.gms:play-services-ads:19.5.0'

build.gradle(Module: app) :
apply plugin: 'com.android.application'

android {
compileSdkVersion 29
buildToolsVersion "29.0.3"

defaultConfig {
applicationId "com.gwnbs.nativeads"
minSdkVersion 19
targetSdkVersion 29
versionCode 1
versionName "1.0"

testInstrumentationRunner "androidx.test.runner.AndroidJUnitRunner"
}

buildTypes {
release {
minifyEnabled false
proguardFiles getDefaultProguardFile('proguard-android-optimize.txt'), 'proguard-rules.pro'
}
}
}

dependencies {
implementation fileTree(dir: "libs", include: ["*.jar"])
implementation 'androidx.appcompat:appcompat:1.2.0'
implementation 'androidx.constraintlayout:constraintlayout:2.0.4'
testImplementation 'junit:junit:4.13'
androidTestImplementation 'androidx.test.ext:junit:1.1.2'
androidTestImplementation 'androidx.test.espresso:espresso-core:3.3.0'

//Library SDK Admob
implementation 'com.google.android.gms:play-services-ads:19.5.0'
}


Dan jangan lupa untuk menginput meta data ID aplikasi AdMob ke dalam tag application di AndroidManifest.xml. Untuk App ID dan Unit Ad ID AdMob dalam contoh ini semuanya menggunakan ID test yang disediakan di Google Developers. Klik link tersebut untuk melihat seluruh jenis test unit ID iklan. Berikut penampakan AndroidManifest.xml pada contoh ini :

AndroidManifest.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
package="com.gwnbs.nativeads">

<application
android:allowBackup="true"
android:icon="@mipmap/ic_launcher"
android:label="@string/app_name"
android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round"
android:supportsRtl="true"
android:theme="@style/AppTheme">
<activity android:name=".MainActivity">
<intent-filter>
<action android:name="android.intent.action.MAIN" />

<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>
</activity>

<!-- Meta data id aplikasi -->
<meta-data
android:name="com.google.android.gms.ads.APPLICATION_ID"
android:value="ca-app-pub-3940256099942544~3347511713"/>
</application>

</manifest>


Misalnya aplikasi kita menyediakan konten artikel, dan kita akan menyisipkan iklan Native Ads di antara artikel tersebut. Berikut di activity_main.xml kita memiliki ScrollView sebagai root layout dengan sebuah LinearLayout sebagai layout child nya, 2 buah TextView sebagai konten artikel dan sebuah LinearLayout sebagai container untuk iklan Native Ads nya.

activity_main.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<ScrollView
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context=".MainActivity">

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical">

<TextView
android:id="@+id/textKontenApp"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_margin="10dp"
android:textColor="@color/adColorBodyText"
android:textSize="18sp"
android:fontFamily="serif"
android:text="Konten aplikasi"/>

<!-- layout container untuk iklan native-->
<LinearLayout
android:id="@+id/adContainer"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="horizontal"
android:layout_margin="10dp" />

<TextView
android:id="@+id/textKontenApp2"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_margin="10dp"
android:textColor="@color/adColorBodyText"
android:textSize="18sp"
android:fontFamily="serif"
android:text="Konten aplikasi"/>

</LinearLayout>

</ScrollView>


Kemudian kita harus membuat sebuah Layout Resource File dengan UnifiedNativeAdView sebagai root layoutnya, sebuah LinearLayout sebagai layout child dari root layout tersebut. Aturan untuk menampilkan iklan Native Ads salah satunya adalah atribusi, yaitu kita harus menyediakan sebuah view yang menginformasikan pengguna aplikasi bahwa konten yang tayang ini adalah sebuah iklan. Disini kita menggunakan TextView dengan nilai stringnya "Ad".

Disini kita juga menyediakan sebuah TextView dengan icon (opsional) sebagai listener untuk merefresh iklan. View berikutnya ialah ImageView untuk icon perusahaan pengiklan, TextView untuk headline dari iklan, Textview untuk nama perusahaan pengiklan, RatingBar (opsional) untuk rating iklan, TextView untuk deskripsi iklan, MediaView untuk menampilkan konten iklan, dan terakhir Button (opsional) untuk mengunjungi halaman website pengiklan.

Layout ini kita namakan native_ad_layout.xml. Berikut isi keseluruhan dari file ini.

native_ad_layout.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<com.google.android.gms.ads.formats.UnifiedNativeAdView
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content">

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical"
android:background="@color/adColorBackground">

<RelativeLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="horizontal">

<TextView
android:id="@+id/adAtribusi"
android:layout_width="30dp"
android:layout_height="30dp"
android:background="@color/adColorAtribusi"
android:layout_alignParentStart="true"
android:text="Ad"
android:gravity="center"
android:textSize="15sp"
android:textStyle="bold"/>

<TextView
android:id="@+id/btnRefreshAd"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_centerHorizontal="true"
android:background="?selectableItemBackground"
android:textColor="@color/adColorBodyText"
android:text="Refresh"
android:textSize="10sp"
android:layout_gravity="end"
android:gravity="center"
app:drawableTopCompat="@drawable/ic_refresh" />

</RelativeLayout>

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:padding="5dp"
android:orientation="vertical">

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="horizontal">

<ImageView
android:id="@+id/adIcon"
android:layout_width="60dp"
android:layout_height="60dp"
android:contentDescription="@string/app_name"
android:adjustViewBounds="true"
android:padding="5dp"
android:scaleType="fitXY"/>

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical">

<TextView
android:id="@+id/adHeadlineText"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:textStyle="bold"
android:textSize="20sp"
android:textColor="@color/adColorHeading"
android:text="Ad Headline"/>

<TextView
android:id="@+id/adAdvertiserName"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:textStyle="bold"
android:textSize="16sp"
android:textColor="@color/adColorBodyText"
android:text="Advertiser name"/>

<RatingBar
android:id="@+id/adRating"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:numStars="5"
android:stepSize="0.5"
style="?android:attr/ratingBarStyleSmall"
android:isIndicator="true"/>

</LinearLayout>

</LinearLayout>

<TextView
android:id="@+id/adBodyText"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:textColor="@color/adColorBodyText"
android:text="Ad body text"
android:textSize="18sp"/>

</LinearLayout>

<com.google.android.gms.ads.formats.MediaView
android:id="@+id/mediaView"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="180dp"
android:layout_marginTop="5dp"
android:layout_gravity="center_horizontal"/>

<Button
android:id="@+id/btnAction"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:textColor="@color/adColorButtonText"
android:text="Install Now"/>

</LinearLayout>

</com.google.android.gms.ads.formats.UnifiedNativeAdView>


Sebelum kita melanjutkan ke MainActivity.java, berikut isi dari value strings.xml dan colors.xml yang digunakan dalam contoh ini. Untuk file-file yang tidak dituliskan dalam tutorial ini, artinya tidak ada yang dirubah / ditambah di dalam file tersebut (bawaan saat membuat project).

colors.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<resources>
<color name="colorPrimary">#F57C00</color>
<color name="colorPrimaryDark">#F57C00</color>
<color name="colorAccent">#0288D1</color>

<!-- Warna untuk object-object view iklan native -->
<color name="adColorAtribusi">#FBC02D</color>
<color name="adColorBackground">#F6EBEB</color>
<color name="adColorHeading">#512DA8</color>
<color name="adColorBodyText">#000000</color>
<color name="adColorButton">#C2185B</color>
<color name="adColorButtonText">#530B0B</color>
</resources>

strings.xml :
<resources>
<string name="app_name">Native Ads</string>

<string name="konten_app"><![CDATA[<h2>What is Lorem Ipsum?</h2><p><strong>Lorem Ipsum</strong>&nbsp;is simply dummy
text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry\'s standard dummy text ever since the
1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not
only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised
in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing
software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.</p><h2>Where does it come from?</h2><p>Contrary to
popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC,
making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one
of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in
classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33
of \"de Finibus Bonorum et Malorum\" (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise
on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum,
\"Lorem ipsum dolor sit amet..\", comes from a line in section 1.10.32.</p><p>The standard chunk of Lorem Ipsum used since
the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from \"de Finibus Bonorum et Malorum\"
by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by
H. Rackham.</p>]]></string>

<string name="konten_app2"><![CDATA[<h2>Why do we use it?</h2><p>It is a long established fact that a reader will be
distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a
more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using \'Content here, content here\', making it look like
readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text,
and a search for \'lorem ipsum\' will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over
the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).</p><h2>Where can I get some?
</h2><p>There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in
some form, by injected humour, or randomised words which don\'t look even slightly believable. If you are going to use a
passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn\'t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the
Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true
generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence
structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from
repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.</p>]]></string>
</resources>


Selanjutnya di MainActivity.java. Pertama-tama membuat variabel global untuk objek UnifiedNativeAd, kemudian di dalam onCreate kita menginisialisasi dan menyetel nilai kedua TextView artikel nya dari HTML. Disini menggunakan HTML supaya teks dapat di kustominasi seperti terlihat pada file value strings.xml diatas.

Kemudian untuk menampilkan iklan, kita membuatnya di dalam sebuah metode privat di luar onCreate, ini karena kita akan menggunakan kode untuk menampilkan iklan ini di 2 tempat yakni di dalam klik listener tombol refresh iklan dan di dalam onCreate. Selanjutnya metode privat untuk mengkoneksikan seluruh atribut iklan dengan objek-objek view pada layout native_ad_layout.xml yang akan dipanggil di dalam metode privat menampilkan iklan. Berikut isi selengkapnya :

MainActivity.java :
package com.gwnbs.nativeads;

import android.annotation.SuppressLint;
import android.os.Bundle;
import android.text.Html;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.ImageView;
import android.widget.LinearLayout;
import android.widget.RatingBar;
import android.widget.TextView;
import android.widget.Toast;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

import com.google.android.gms.ads.AdListener;
import com.google.android.gms.ads.AdLoader;
import com.google.android.gms.ads.AdRequest;
import com.google.android.gms.ads.LoadAdError;
import com.google.android.gms.ads.MobileAds;
import com.google.android.gms.ads.formats.MediaView;
import com.google.android.gms.ads.formats.UnifiedNativeAd;
import com.google.android.gms.ads.formats.UnifiedNativeAdView;
import com.google.android.gms.ads.initialization.InitializationStatus;
import com.google.android.gms.ads.initialization.OnInitializationCompleteListener;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

private UnifiedNativeAd nativeAd;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

//Inisialisasi dan menyetel nilai string TextView artikel
TextView textKontenApp = findViewById(R.id.textKontenApp);
TextView textKontenApp2 = findViewById(R.id.textKontenApp2);
textKontenApp.setText(Html.fromHtml(getString(R.string.konten_app)));
textKontenApp2.setText(Html.fromHtml(getString(R.string.konten_app2)));

//Inisialisasi SDK AdMob
MobileAds.initialize(this, new OnInitializationCompleteListener() {
@Override
public void onInitializationComplete(InitializationStatus initializationStatus) {

}
});

showOrRefreshAd("Displaying ad...");
}

//Metode untuk menampilkan iklan
private void showOrRefreshAd(final String toastMessage) {
AdLoader.Builder builder = new AdLoader.Builder(this, "ca-app-pub-3940256099942544/2247696110");
builder.forUnifiedNativeAd(new UnifiedNativeAd.OnUnifiedNativeAdLoadedListener() {
@Override
public void onUnifiedNativeAdLoaded(UnifiedNativeAd unifiedNativeAd) {
Toast.makeText(getApplicationContext(), toastMessage, Toast.LENGTH_SHORT).show();
nativeAd = unifiedNativeAd;
LinearLayout adContainer = findViewById(R.id.adContainer);
@SuppressLint("InflateParams")
UnifiedNativeAdView adView = (UnifiedNativeAdView) getLayoutInflater().inflate(R.layout.native_ad_layout, null);
TextView btnRefreshAd = adView.findViewById(R.id.btnRefreshAd);
populateNativeAd(unifiedNativeAd, adView);
adContainer.removeAllViews();
adContainer.addView(adView);

//metode klik untuk tombol refresh iklan.
btnRefreshAd.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View v) {
showOrRefreshAd("Ad refreshed successfully.");
}
});
}
});

AdLoader adLoader = builder.withAdListener(new AdListener() {
@Override
public void onAdFailedToLoad (LoadAdError adError) {
Toast.makeText(getApplicationContext(), "Ad failed to load!", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
}).build();
adLoader.loadAd(new AdRequest.Builder().build());
}

//Mengkoneksikan seluruh atribut iklan dengan object-object view yang ada di native_ad_layout.xml
private void populateNativeAd (UnifiedNativeAd nativeAd, UnifiedNativeAdView adView) {
adView.setIconView(adView.findViewById(R.id.adIcon));
adView.setHeadlineView(adView.findViewById(R.id.adHeadlineText));
adView.setAdvertiserView(adView.findViewById(R.id.adAdvertiserName));
adView.setBodyView(adView.findViewById(R.id.adBodyText));
adView.setStarRatingView(adView.findViewById(R.id.adRating));
adView.setMediaView((MediaView) adView.findViewById(R.id.mediaView));
adView.setCallToActionView(adView.findViewById(R.id.btnAction));

adView.getMediaView().setMediaContent(nativeAd.getMediaContent());
((TextView) adView.getHeadlineView()).setText(nativeAd.getHeadline());

if (nativeAd.getBody() == null) {
adView.getBodyView().setVisibility(View.INVISIBLE);
} else {
((TextView) adView.getBodyView()).setText(nativeAd.getBody());
adView.getBodyView().setVisibility(View.VISIBLE);
}

if (nativeAd.getAdvertiser() == null) {
adView.getAdvertiserView().setVisibility(View.INVISIBLE);
} else {
((TextView) adView.getAdvertiserView()).setText(nativeAd.getAdvertiser());
adView.getAdvertiserView().setVisibility(View.VISIBLE);
}

if (nativeAd.getStarRating() == null) {
adView.getStarRatingView().setVisibility(View.INVISIBLE);
} else {
((RatingBar) adView.getStarRatingView()).setRating(nativeAd.getStarRating().floatValue());
adView.getStarRatingView().setVisibility(View.VISIBLE);
}

if (nativeAd.getIcon() == null) {
adView.getIconView().setVisibility(View.GONE);
} else {
((ImageView) adView.getIconView()).setImageDrawable(nativeAd.getIcon().getDrawable());
adView.getIconView().setVisibility(View.VISIBLE);
}

if (nativeAd.getCallToAction() == null) {
adView.getCallToActionView().setVisibility(View.INVISIBLE);
} else {
((Button) adView.getCallToActionView()).setText(nativeAd.getCallToAction());
}

adView.setNativeAd(nativeAd);
}

//Menonaktifkan iklan jika iklan masih aktif namun activity sudah tidak berjalan.
@Override
public void onDestroy() {
if (nativeAd !=null) {
nativeAd.destroy();
}
super.onDestroy();
}
}


Untuk argumen string yang ada di dalam metode showOrRefreshAd ditunjukkan untuk menampilkan pesan toast berbeda. Itu karena kita memanggil metode privat tersebut di 2 tempat sehingga kita perlu membuat argumen string tersebut untuk menampilkan pesan toast yang berbeda.

Saya rasa sekian untuk tutorial ini. Terimakasih untuk kunjungan dan waktunya, jika ada yang ingin disampaikan silahkan posting di kolom komentar.

Comments

Post Terpopuler Sepanjang Masa

Cara Memasang Iklan Interstitial AdMob

Cara Memasang Iklan Banner AdMob di Android Studio

Aplikasi Pengingat Tugas (To Do Reminder) Android

Tutorial Menerapkan Animasi Lottie di Android Studio

Cara Merubah Package Name di Android Studio

Membuat Custom Listview di Android Studio

Cara Membuat Custom Icon Vector Asset di Android Studio