Blog Tutorial Android Bagi Pemula

Tuesday, November 24, 2020

Cara Membuat Android App Bundle

Android App Bundle merupakan format publikasi resmi dari Android yang menawarkan cara efisien untuk membuat dan merilis aplikasi. Dengan Android App Bundle, ukuran unduh aplikasi dapat menjadi lebih kecil. Ukuran unduh sebuah aplikasi tentunya menjadi pertimbangan bagi sebagian besar orang sebelum mengunduh sebuah aplikasi.

App Bundle bekerja di Google Playstore, saya tidak tahu jika ada store lain yang mendukung penginstalan App Bundle. Mengenai App Bundle lebih dalam, silahkan mengunjungi situs resmi Android Developer, karena disini kita hanya pada praktek saja.



Untuk mencapai ukuran unduh aplikasi yang sekecil mungkin, kita bisa mengaktifkan penyusutan, obfuscation dan pengoptimalan source dan resource pada build.gradle(Module: app). Pengaktifan ini akan menghapus resource yang tidak digunakan, menghapus dengan aman class (kolom, metode, atribut dan dependensi library) yang tidak digunakan, memperpendek nama-nama folder / class saat aplikasi di build (bangun).

Tindakan tersebut juga akan mengamankan source kode aplikasi Anda dari pencuri-pencuri source code. Tambahkan minifyEnabled dan shrinkResources dengan nilai boolean true di dalam buildTypes pada file build.gradle(Module: app) kemudian sync gradle. Berikut contohnya :

build.gradle(Module: app) :
apply plugin: 'com.android.application'

android {
compileSdkVersion 29
buildToolsVersion "29.0.3"

defaultConfig {
applicationId "com.gwnbs.appbundle"
minSdkVersion 19
targetSdkVersion 29
versionCode 1
versionName "1.0"

testInstrumentationRunner "androidx.test.runner.AndroidJUnitRunner"
}

buildTypes {
release {
//Menyusutkan dan menghapus kode sumber
minifyEnabled true
shrinkResources true
proguardFiles getDefaultProguardFile('proguard-android-optimize.txt'), 'proguard-rules.pro'
}
}
}

dependencies {
implementation fileTree(dir: "libs", include: ["*.jar"])
implementation 'androidx.appcompat:appcompat:1.2.0'
implementation 'androidx.constraintlayout:constraintlayout:2.0.4'
testImplementation 'junit:junit:4.13'
androidTestImplementation 'androidx.test.ext:junit:1.1.2'
androidTestImplementation 'androidx.test.espresso:espresso-core:3.3.0'

}


Untuk mempublikasikan aplikasi di Playstore, juga membutuhkan penandatangan aplikasi, disini kita akan membuat Android App Bundle dengan penandatanganan otomatis di Android Studio. 


Pada pilihan tab yang tersedia, pilih Build > Generate Signed Bundle / APK. Seperti terlihat pada gambar berikut.


Cara Membuat App Bundle Android
Gambar 1 : Langkah awal membuat App Bundle


Kemudian pada jendela konfigurasi yang muncul terdapat 2 pilihan yakni Android App Bundle dan APK. Pilih Android App Bundle lalu klik Next. Selanjutnya pada jendela baru yang muncul, akan dihadapkan pada key store penandatanganan aplikasi. Pada pilihan key store path, klik tombol Create new yang berada tepat dibawahnya.


Membuat key store path
Gambar 2 : Membuat Key store path


Jendela berikutnya yang muncul adalah konfigurasi / penyetelan key store path baru. Pada kolom key store path, tentukan path untuk key store dan nama key store nya di komputer Anda, misalnya : C:\Users\user\namakeystore. Kemudian pada kolom password isikan password yang diinginkan lalu Confirm password.

Selanjutnya kolom Alias, tentukan sebuah nama alias untuk key storenya. Kemudian buat password lagi dan Confirm. Berikutnya Validity, tentukan berapa lama validitas dari key store. Terakhir menentukan atribut Certificate yaitu : First and Last Name, Organizational Unit, Organization, City or Locality, State or Province, dan Country Code.

Untuk Organizational Unit dan Organization bisa dikosongkan jika tidak ada. Berikut contoh gambar untuk pengisiannya :


Membuat key store baru
Gambar 3 : Menentukan atribut key store


Setelah semua terisi, klik OK. Maka jendela akan tertutup dan kolom-kolom pada jendela sebelumnya pun akan secara otomatis terisi. Klik Next untuk menuju ke tahap berikutnya.


membuat android app bundle
Gambar 4 : Key store telah siap

Selanjutnya pilih release pada jendela baru yang muncul lalu klik Finish. Tunggu hingga proses building selesai. Setelah proses selesai, dipojok kanan bawah Event Log pada Android Studio akan muncul pesan yang menginfokan bahwa pembuatan App Bundle sukses. Klik locate pada pesan tersebut untuk melihat keberadaan aplikasi di komputer Anda.


App bundle android release type
Gambar 5 : App Bundle tipe release

event log android studio
Gambar 6 : Event Log Android Studio

Nama aplikasi default setelah building selesai adalah app-release dengan format .aab. Anda bisa mengganti namanya namun tidak untuk formatnya. Misalnya digantikan dengan : NamaAplikasi_V3.05.aab.

Aplikasi pun siap untuk dipublikasikan ke Playstore. Bagi Anda yang belum mendaftar Google Play Console Developer, untuk diketahui bahwa diperlukan biaya US$25 untuk mendaftar dan hanya dapat dibayar dengan kartu kredit. Hanya itu untuk selamanya, tidak ada biaya lain lagi.

Sekian untuk tutorial sederhana ini. Terimakasih untuk kunjungan dan waktunya, jika ada pertanyaan silahkan di sampaikan melalui kolom komentar.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Berlangganan Artikel

Terlaris 30 Hari Terakhir