Mengganti Seluruh Font Teks Aplikasi Android Studio

Tutorial kali ini akan membahas cara mengganti font style teks yang ada pada seluruh aplikasi, termasuk font style judul pada ActionBar dengan menggunakan custom font.  Pada contoh disini akan menggunakan 2 aktivitas yaitu MainActivity dan SecondActivity guna memastikan bahwa font pada activity lain juga sama. Berikut tahapan-tahapan yang akan kita lakukan :

  1. Membuat proyek baru.
  2. Membuat activty baru.
  3. Membuat folder baru sebagai tempat penyimpanan font-font.
  4. Membuat 2 file java class baru.
  5. Memperbaharui AndroidManifest.xml
  6. Menambah style baru dan memperbaharui style tema pada style.xml
Baik kita mulai dengan membuat proyek baru, disini saya membuat nya dengan nama package com.gwnbs.proyek7. Pada layout xml activity_main dalam contoh tutorial ini hanya terdapat 2 komponen yakni sebuah TextView dan sebuah Button untuk menuju ke activity kedua. Lalu pada MainActivity.java juga hanya terdapat sebuah metode klik listener dari Button tersebut. Berikut isi dari kedua file tersebut :


activity_main.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout
    xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:context=".MainActivity">

    <TextView
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_margin="10dp"
        android:textSize="20sp"
        android:text="@string/lorem_ipsum" />

    <Button
        android:id="@+id/main"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_alignParentBottom="true"
        android:layout_marginBottom="30dp"
        android:text="Go to 2nd Activity"/>

</RelativeLayout>

MainActivity.java :
package com.gwnbs.proyek7;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.Button;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);

        Button main = findViewById(R.id.main);
        main.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                startActivity(new Intent(MainActivity.this, SecondActivity.class));
            }
        });
    }
}

Ke tahap selanjutnya  yaitu membuat activity baru yakni SecondActivity.java dengan layout xml activity_second.xml. Pada kedua file ini juga kurang lebih sama isi di dalam nya dengan activty utama di atas, perbedaan nya hanya pada metode klik tombol, yang mana tentu saja tombol pada activity ini akan membawa kembali ke activity utama. Berikut isi dari kedua file activity second ini :

activity_second.xml :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout
    xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:context=".SecondActivity">

    <TextView
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_margin="10dp"
        android:textSize="20sp"
        android:text="@string/lorem_ipsum" />

    <Button
        android:id="@+id/second"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_alignParentBottom="true"
        android:layout_marginBottom="30dp"
        android:text="Go Back to Main"/>

</RelativeLayout>

SecondActivity.java :
package com.gwnbs.proyek7;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.Button;

public class SecondActivity extends AppCompatActivity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_second);

        Button second = findViewById(R.id.second);
        second.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                startActivity(new Intent(SecondActivity.this, MainActivity.class));
            }
        });
    }
}

Tahap ketiga membuat direktori baru untuk penyimpanan font-font custom, yaitu direktori "fonts" yang harus berada di dalam folder "assets". Sehingga terlebih dahulu kita harus membuat folder asset nya. Untuk membuatnya, klik kanan pada folder res > New > Folder > Assets Folder, akan muncul tab konfigurasi dan langsung saja klik Finish. Folder "assets" akan muncul sejajar tepat di atas folder res.

Selanjutnya membuat direktori "fonts". Klik kanan pada folder "assets" yang baru di buat tadi New > Directory, pada tab konfigurasi isikan dengan nama fonts kemudian langsung klik Enter. Disini saya sudah menggunakan Android Studio 4.0, cukup banyak perubahan dari versi sebelumnya, termasuk tab-tab konfigurasi saat membuat file-file baru juga mengalami perubahan. Berikut gambar-gambar panduan dalam membuat folder dan direktori nya :

Cara Buat Asset Folder android Studio
Gambar 1 : Panduan membuat assets folder

How to Set Custom Font Android Studio
Gambar 2 : Panduan membuat direktori fonts

Berikutnya memasukkan font yang ingin di gunakan ke dalam folder tersebut. Ada beberapa cara dalam mendownload font. Pertama Anda bisa mendownload nya langsung melalui Android Studio dengan cara : Arahkan dan parkirkan cursor Anda pada sebuah komponen TextView yang ada pada layout xml, kemudian klik tab "design", akan muncul kolom atribut-atribut; scroll terus ke bawah sampai ketemu dengan atribut "fontFamily". Kemudian klik icon dropdown pada atribut tersebut dan pilih "more fonts". Berikut di bawah gambar panduannya, sekaligus menunjukkan struktur folder keseluruhan pada proyek contoh ini :

Download font Family dari Android Studio
Gambar 3 : Cara download font dari Android Studio

Seteleah mendownload font dengan cara di atas, secara otomatis di dalam folder res akan muncul folder baru yaitu "font". Copy atau cut file font yang ada pada folder font tersebut, kemudian copy ke dalam direktori "fonts" yang ada di dalam folder "assets". Namun, pastikan terlebih dahulu file font nya ber format .ttf atau .otf, karena jika lain dari itu tidak akan bisa.

Kekurangan mendownload dari cara pertama ini adalah, tidak ada opsi yang menunjukkan format font nya apa sebelum mendownloadnya. Yang saya alami lebih sering mendapatkan font dengan format "xml", dan setelah mencobanya, format ini tidak support untuk mengatur font style seluruh teks pada aplikasi.

Cara mendownload berikut nya yang lebih di rekomendasikan adalah dengan langsung mengunjungi website Google Font. Selama ini saya mendownload font dari website nya langsung selalu mendapatkan format .ttf. Website alternatif lain yang bisa Anda kunjungi untuk mendownload font yaitu 1001fontSetelah font di download, ekstrak terlebih dahulu cukup hanya file .ttf atau .otf nya saja, kemudian copy dan pastekan ke dalam direktori "fonts" pada folder "assets". Seperti yang terlihat pada gambar 3 di atas.

Langkah selanjutnya membuat 2 java class baru. Seperti yang terlihat pada gambar 3 di atas, file java dalam contoh ini saya buat dengan nama TypeFace.java dan FonPath.java. File pertama berfungsi untuk pengaturan custom font yang ingin di gunakan, dan kelas FontPath di fungsikan untuk menyamakan font pada seluruh activity dengan memperluas nya Apllication; ini bila seluruh activity memperluas base class yang sama, pada contoh ini AppCompatActivity. Berikut isi dari kedua kelas java ini :

TypeFace.java :
package com.gwnbs.proyek7;

import android.content.Context;
import android.graphics.Typeface;

import java.lang.reflect.Field;

public class TypeFace {

    public static void overrideFont(Context context, String defaultFontNameToOverride, String customFontFileNameInAssets) {
        try {
            final Typeface customFontTypeface = Typeface.createFromAsset(context.getAssets(), customFontFileNameInAssets);

            final Field defaultFontTypefaceField = Typeface.class.getDeclaredField(defaultFontNameToOverride);
            defaultFontTypefaceField.setAccessible(true);
            defaultFontTypefaceField.set(null, customFontTypeface);
        } catch (Exception ignored) {
        }
    }
}

FontPath.java :
package com.gwnbs.proyek7;

import android.app.Application;

public class FontPath extends Application {
    @Override
    public void onCreate() {
        super.onCreate();
        TypeFace.overrideFont(getApplicationContext(), "SERIF","fonts/NiconneRegular.ttf");
    }
}

Pada kelas FontPath.java di atas, di dalam metode onCreate di masukkan sumber folder dan nama file font yang ingin di pakai. Jika ingin mengganti dengan font lainnya, tinggal ganti saja nama file font nya dengan nama file font yang di inginkan. Ok, berikutnya adalah memperbaharui AndroidManifest.xml, yaitu dengan menambahkan atribut android:name = ".FontPath" di dalam tag <application> </application>.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    package="com.gwnbs.proyek7">

    <application
        android:name=".FontPath"
        android:allowBackup="true"
        android:icon="@mipmap/ic_launcher"
        android:label="@string/app_name"
        android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round"
        android:supportsRtl="true"
        android:theme="@style/AppTheme">
        <activity android:name=".SecondActivity"
            android:label="Second Activity | gwnbs.com"/>

        <activity android:name=".MainActivity"
            android:label="Font Style | gwnbs.com">
            <intent-filter>
                <action android:name="android.intent.action.MAIN" />

                <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
            </intent-filter>
        </activity>
    </application>

</manifest>

Terakhir pada style.xml, pertama-tama menambahkan beberapa style baru supaya font style pada title di ActionBar juga mengikuti font style yang di buat, kemudian memasukkan nya sebagai item ke style theme yang di gunakan dan menambahkan item typeface ke dalam nya. Berikut isi dari style.xml :

<resources>
    <style name="AppTheme" parent="Theme.AppCompat.Light.DarkActionBar">
        <item name="colorPrimary">#E53935</item>
        <item name="colorPrimaryDark">#111112</item>
        <item name="colorAccent">#F4511E</item>
        <item name="android:typeface">serif</item>
        <item name="actionBarStyle">@style/Theme.AppLib.ActionBar.Solid</item>
    </style>

    <style name="Theme.AppLib.ActionBar.Solid" parent="@style/Widget.AppCompat.Light.ActionBar.Solid">
        <item name="titleTextStyle">@style/Theme.AppLib.ActionBar.TitleTextStyle</item>
    </style>

    <style name="Theme.AppLib.ActionBar.TitleTextStyle" parent="">
        <item name="android:textSize">30sp</item>
    </style>

</resources>

Cara mengganti font di Android Studio
Gambar 4 : Activity utama

Menggunakan custom font di android studio
Gambar 5 : Activity second

Terlihat pada gambar-gambar di atas, seluruh font teks berubah, begitu pun font teks yang ada pada tombol. Berakhir sudah tutorial ini, apabila ada yang ingin di sampaikan silahkan di post di komentar atau contact form yang ada pada bilah samping kiri.

Comments

Post Terpopuler Sepanjang Masa

Cara Memasang Iklan Interstitial AdMob

Cara Memasang Iklan Banner AdMob di Android Studio

Aplikasi Pengingat Tugas (To Do Reminder) Android

Tutorial Menerapkan Animasi Lottie di Android Studio

Cara Merubah Package Name di Android Studio

Menampilkan Webview Pada Aplikasi di Android Studio

Cara Membuat Custom Icon Vector Asset di Android Studio